Hunting Gedung Pernikahan di Masa Covid-19: Part. 1



Hi All! Been so long since the last time I wrote here! This year Insha Allah I will get married at the end of 2020. This post is dedicated to my 'Oh-So-Confusing' journey to finding 'The One' venue for my big day. Plus, Corona (ugh) is shadowing every step I took on this journey. My plan is at the end of the year, ga kebayang gimana sedihnya para brides-to-be ditengah pandemi kaya gini, bahkan banyak juga yang menunda sampai tahun depan huhu. (my prayers are always with you ladies!) Chin and Cheer Up! Tetapi emang banyak juga yang ngelaksanain akad aja atau di KUA aja. Sejujurnya ini adalah saat yang tepat buat pasangan-pasangan yang anti repot pengen sederhana low budget dan gaperlu di julidin tetangga apalagi tante-tante! (Yihaa!!)

Jadi ceritanya, pas awal waktu udah dapet lampu hijau buah nikah, aku sama mama papa langsung hunting gedung. Karena ya tau sendiri ye kan gedung pernikahan di Jakarta udah kaya kacang goreng ye kan.. apalagi si gedung sombong itu ye kan yang di Ragunan itu yang kupasti seluruh warga Indonesia pasti tau jajajhaha. Langsung aja aku bahas sedikit-sedikit ya gedung-gedung yang udah pernah aku kunjungi dan tanya tanya.

  • Gedung Manggala Wanabakti Jujur sih jujur oh aku jujur aku kitatiiii ama gedung ini. Berasa paling laku bener di telfon di WA di samperin pun dianggurin. Padahal masih banyak gedung lain yang lebih presentable dan masuk budget dibanding ini. Biarlah gedung ini buat pegawai-pegawai Kementerian Kehutanan aja, kalian yang gaada relation kesana mending cari yang lain yang lebih ramah aja. (julitawati mode: ON). Memang dari segi venue dia sangat murah sekali, gedung pun penampilannya OK. Bisa nikah disini kalo kamu orang 'ndalem' atau booking 3 years in advance.
  • Gedung SMESCO Pancoran Ini OK sih fotonya segala macem, lokasinya ya so-so karena di Pancoran ye kan tapi yang bikin ga banget adalah MACET nya didepan gedung tuh amit amit ku emosi. Kemudian salah satu nilai minus nya adalah pembangunan MRT-LRT persis didepan gedung nya :( oh em gee berantakan jadinya. Tetapi dari budget-wise dan decor-wise aku happy lah sama gedung ini, pilihan vendor nya juga OK OK. Marketing nya pun ramah dan mudah untuk dihubungi. Tetapi kemudian selang seminggu dua minggu papa concern banget sama kemacetannya, akhrinya gugur lah dia dari short-listed aku. Bye Smesco :( Ohiya Estimated Budget nya sekitar 300-400 juta kalo pake yang Ballroom ya. Aku attach brochure nya dibawah ya, sorry sebelumnya ini sudah aku coret-coret. Kalau mau tanya-tanya lebih detail bisa email aku ya klik di ungu-ungu ini--> 'Contact Me' :D



Next nya di Part.2 tungguin ya aku mau bahas Gedung Antam sama Menara 165! YUHUY (Spoiler, bakal panjang banget nih kayanya kedua ini karena Antam adalah pilihan pertama, pilihannya mamake dan udah DP sebelum Corona, dan Menara 165 adalah pilihannya Bapake)



Comments

Popular Posts